Merah berpudaran tampak di awan langit
Hijaunya daun terbang melambai-lambai diterjang selubung angin
Pohon-pohon menjulang tinggi menari mengikuti mentari
Sampul-sampul kehidupan menunjukkan peralihan
Cerahnya bola lampu menerangi permulaan
Diatas keindahan mentari tenggelam
Terlihat beragam kehidupan disebuah kertas putih
Merayu-rayu ingin masuk kehidupan baru
Sulit tuk menutup yang telah lalu
Begitu mudah sang semut-semut
Ingin memasukinya lagi
Tak terbolehkan oleh sebuah hati
Kan terulang lagi jika mereka kembali
Tapi tak mungkin kertas itu tak terisi
Sebuah rancangan dari hati tuk hari kelak
Yang esok tak boleh seperti lusa
Sebuah mutira lalu berkata
Disaat kertas itu akan menutup lembaran lalu
Tak bisakah semua itu tersimpan dan tak terbuang sia-sia
Biarlah menjadi sebuah kenangan yang indah
Meski tak seindah pelangi setelah hujan
Diatas sebuah kehidupan dikelilingi keputusan
Sebuah nasehat adalah pertimbangan
Tuk menjadi kebijakan yang adil
Semuanya harus direnungkan
Dengan sebuah kisah yang kan terbuka dan
Sebuah kisah yang kan tertutup dengan seribu kenangan
BY :Wahyu Mestikaningrum







0 komentar:
Posting Komentar