Awan ini berubah kalabu
Saat tangan-tangan kami mulai terlepas
Mawar-mawar merah ingin dipetik
Saat keeratan itu mulai renggang
Sang pedang mengasah lancip diatas besi
Sorak-sorak dorongan dari hati
Kaki melangkah amat berat
Ingin sesekali selalu menyatu
Tak ada pisah yang memisahkan
Awan kelabu tanda sampai sini kita bersama
Hingga sebuah pintu emas telah menjemputmu
Dan pintu perak menungguku
Perlahan tatapan-tatapan mata penuh air mata
Sebuah rindu kan selalu ada di hati mereka
Sayup-sayup pisau melayang
Dan semua tali yang telah lama kami sambung
Terputus kerana sebuah pisau
Walau pun putus akan tetapi
Hati ini tak kan pernah ada putus-putusnya
Tuk mengenangmu
Demi menggapai cita-citamu
Ku ikhlaskan engkou……………BY :diriku







0 komentar:
Posting Komentar